Bahasa Indonesia
Download

Trump Turut Serta dalam Pembahasan CLARITY Act: Bisakah Senat Memberikan Hasil sebelum Reses?

Trump Turut Serta dalam Pembahasan CLARITY Act: Bisakah Senat Memberikan Hasil sebelum Reses? WikiBit 2026-07-16 06:22

Trump bertemu dengan para senator untuk membahas CLARITY Act sementara Ripple memperingatkan bahwa suara "tidak" akan membuat konsumen aset kripto terekspos pada celah regulasi.

  Presiden Donald Trump akan bertemu dengan para senator di Gedung Putih pada hari Kamis untuk meninjau perkembangan RUU CLARITY. Di sisi lain, eksekutif Ripple memperingatkan bahwa jika menolak RUU ini, konsumen aset kripto akan tetap rentan terhadap pelaku jahat.

  RUU ini sudah melewati semua rintangan kecuali pemungutan suara di Senat, yang membutuhkan 60 suara. Para pemimpin ingin undang-undang ini lolos sebelum reses bulan Agustus.

  Mengapa Trump Turun Tangan dalam Pembahasan RUU CLARITY

  Senator Bernie Moreno mengungkapkan kepada Politico bahwa para senator akan memberi pembaruan kepada presiden pada Kamis sore. Senator Cynthia Lummis, salah satu arsitek utama, menyampaikan bahwa draf revisi bisa segera disebarluaskan, dengan ketentuan etika kemungkinan akan dibahas belakangan.

  Ketentuan etika ini masih menjadi hambatan terbesar. Dalam laporan tahunan pengungkapannya, Trump mencatat US$635 juta dari royalti meme coin dan sekitar US$515 juta dari penjualan token World Liberty Financial. Partai Demokrat menginginkan ada batasan bagi pejabat yang memiliki kepentingan bisnis kripto sebelum mereka memberikan suara tambahan.

  Perhitungan suara inilah yang membuat situasi menjadi mendesak. DPR meloloskan RUU ini dengan suara 294-134 pada bulan Juli 2025, sedangkan Komite Perbankan Senat meloloskannya dengan skor 15-9 pada bulan Mei. Hanya dua anggota Demokrat, Ruben Gallego dan Angela Alsobrooks, yang mendukung dalam komite.

  Disponsori

  Disponsori

  Pemimpin mayoritas Senat, John Thune, ingin pemungutan suara di lantai Senat sebelum masa kerja berakhir pada 7 Agustus. Tapi, Trump sudah menggaungkan RUU CLARITY secara publik, meskipun ruang waktu di Senat makin menyempit dan memperbesar tekanannya.

  “Saya berharap kita bisa menemukan kesepakatan pada akhir pekan ini. Saya rasa ini sangat penting jika kita ingin membawa ini ke lantai sebelum reses Agustus,” ujar Politico, mengutip Senator Thom Tillis yang memberi isyarat bahwa para perunding sudah hampir sepakat.

  Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terkini secara langsung

  Ripple Menilai Suara Penolakan Sebagai Anti-Konsumen

  Ripple punya kepentingan pribadi dalam hasil ini. Perusahaan tersebut berjuang melawan SEC selama empat tahun terkait status hukum XRP. Chief Legal Officer Ripple, Stuart Alderoty, berpendapat bahwa ketidakpastian yang sama saat ini juga mengancam konsumen.

  “Suara menolak CLARITY Act berarti membiarkan kondisi tanpa regulasi tetap ada dan dimanfaatkan oleh pelaku jahat. Kita sudah pernah melihat skenario seperti ini. Jangan sampai kita menonton ulangannya,” ucap Stuart Alderoty.

  Dengan nada yang sama, Lauren Belive selaku co-head kebijakan publik global Ripple memaparkan bahwa, dengan adanya penundaan, celah regulasi yang menyebabkan jatuhnya FTX masih tetap terbuka.

  U.S. digital asset markets are here, but the federal rules to protect consumers have not kept up. The same regulatory gaps that let bad actors like FTX collapse and wipe out customer funds are still wide open today.

  — Lauren Belive (@BeliveLauren) July 15, 2026

  RUU ini akan memberi SEC dan CFTC wewenang bersama serta mewajibkan pengawasan sebelum token dijual ke pasar.

  Penolakan tetap ada. Senator Elizabeth Warren dan Chris Van Hollen menyampaikan draf RUU ini justru melemahkan, bukan memperkuat perlindungan konsumen.

  Di sisi lain, 78 grup perbankan mendesak agar aturan yield stablecoin diubah. Sebaliknya, oposisi dari penegak hukum terhadap pasal 604 tentang tanggung jawab pengembang semakin mereda.

  Para trader di Polymarket memperkirakan peluang lolosnya hanya 38% pada tahun 2026, yang menandakan rasa percaya diri menurun seiring berjalannya waktu.

  Peluang Kelolosan Clarity Act di 2026 | Sumber: Polymarket

  Pertemuan pada hari Kamis akan memperlihatkan apakah kesepakatan etika bisa mengangkat peluang itu sebelum waktu habis.

Disclaimer:

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

  • Konversi harga token kripto
  • Konversi nilai pertukaran
  • Perhitungan untuk pembelian valuta asing
/
PC(S)
Nilai Tukar Saat Ini
Jumlah yang dapat ditukar

0.00